• SMK TEKNOLOGI AL BARKAH
  • Disiplin, Unggul dan Berprestasi

Surat-Kabar-Guru-Belajar-Sekolah-Lawan-Corona

Perubahan cepat dalam kehidupan manusia
karena virus corona, mustahil tak memengaruhi
pendidikan anak-anak kita dan layanan sekolahnya.
Semua proses belajar-mengajar yang terjadi secara
formal di lembaga, dipaksa berubah total menjadi
pembelajaran jarak jauh di rumah. Krisis “jangka
pendek” saat ini dilalui oleh puluhan juta murid,
guru dan orangtua dengan susah payah. Sebagian
bertransisi dan beradaptasi dengan rasa berdaya,
mencoba belajar dan mengajar tanpa batas
diantara wabah. Sebagian yang lain, tanpa akses
yang terjangkau, tanpa kualitas yang tersedia dan
pada akhirnya menjadi korban jangka panjang dari
wabah corona, krisis belajar yang akan memperkuat
kesenjangan pendidikan sampai bertahun-tahun ke
depan.
Penutupan sekolah dan pembelajaran jarak jauh dari
rumah berlangsung di 191 negara dan memengaruhi
1.54 Milliar murid di dunia, menyebabkan banyak
ketidakpastian dalam penyelenggaraan pendidikan.
Berbagai isu utama harus diselesaikan; resiko
kesehatan dan keamanan murid dan keluarga,
guru dan tenaga kependidikan, penyediaan akses
instruksional pendidikan (di lembaga formal maupun
non formal), kedua hal ini sudah mulai menjadi
perhatian, namun kondisi pelaksanaannya masih
jauh dari harapan. Dua isu utama lainnya berkait
penjaminanmutu pelaksanaan pembelajaran dan
penilaian, juga potensi masalah SDM dan operasional
tampaknya sama sekali belum sempat terjamah.
Bencana dan wabah, datang dengan prioritas yang
berbeda, dan sering kali tidak berpihak pada anak
yang tak berdaya. Tantangan sesungguhnya untuk
kita semua, pendidik yang merdeka dan orangtua
yang penuh cinta adalah apakah kita bisa segera
berpihak pada kepentingan semua dan setiap anak,
memastikan mereka mendapatkan akses pendidikan
yang berkualitas. Ekosistem pendidikan manapun
di dunia, tidak siap menghadapi krisis ini, karenanya
transisi dan adaptasi adalah proses yang pasti perlu
terus kita jalani, tidak saja di minggu-minggu ini tetapi
sampai 1 hingga 6 bahkan 12 bulan mendatang.
Semua dan setiap anak Indonesia, membutuhkan
dukungan dan intervensi efektif, kebijakan yang kuat
dan terarah agar tidak ada kerugian struktural pda
ekosistem dalam jangka panjang. Mari menetapkan
target yang tinggi pada kita sebagai pendidik di
negeri ini, proses pendidikan setelah wabah dan
masuk sekolah bisa kembali ke titik awal dengan
momentum yang tepat. Yang dibutuhkan adalah
komitmen bersama dan strategi yang mumpuni,
bahwa resiko jangka menengah dan panjang yang
sudah teridentifikasi akan bisa kita atasi.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Panduan Kanvas Strategi Merdeka Belajar

Upaya merancang strategi pembelajaran seringkali disimplifikasi sekedar mengisi format silabus atau RPP. Guru tidak dibekali cara berpikir desain yang menjadi dasar dalam mendesain stra

07/05/2020 05:09 - Oleh Administrator - Dilihat 18 kali
Panduan Sekolah Lawan Corona - 5M

Sekolah Lawan Corona   Yang kita percaya, pendidikan itu utama Yang kita percaya, pendidikan itu hak semuaYang kita percaya, pendidikan itu perlumerdeka belajar, berkolaborasi da

07/05/2020 05:09 - Oleh Administrator - Dilihat 13 kali